Berikut cuplikan kalimat yang saya ambil dari novel pembangun jiwa, Ayat - Ayat Cinta :
Kalau tak ingat, bahwa masa muda yang sedang aku jalani ini akan dipertanyakan kelak. Kalau tak ingat, bahwa tidak semua orang diberi nikmat belajar di bumi para nabi ini. Kalau tidak ingat, bahwa aku belajar di sini dengan menjual satu-satunya sawah warisan dari kakek. Kalau tidak ingat bahwa aku dilepas dengan linangan air mata dan selaksa doa dari ibu, ayah dan sanak saudara. Kalau tak ingat bahwa jadwal adalah janji yang harus ditepati. Kalau tak ingat itu semua, shalat zhuhur di kamar saja lalu tidur nyantai menyalakan kipas dan mendengarkan lantunan lagu El-Himl El- Arabi atau El-Hubb El-Haqiqi, atau untaian shalawatnya Emad Rami dari Syiria itu, tentu rasanya nyaman sekali....
Perhatikanlah wahai saudaraku...
Untaian kalimat diatas sungguh mengingatkanku akan amanah yang kita emban didunia. Setiap gerak kita akan dimintai pertanggungjawabannya kelak oleh Allah SWT. Ingat setiap gerak yang kita buat.
Kita sesekali perlu untuk mengingat alasan mengapa kita melakukan sesuatu. Selain sebagai motivasi, kita juga akan belajar memegang amanah, amanah dari Allah, amanah dari orang tua, amanah dari saudara, atau amanah dari siapapun yang mencintai kita, termasuk amanah dari diri kita sendiri yang mempunyai janji yang harus ditepati. Dengan begitu waktu tidak berjalan sia - sia menggiring kita.